Pengertian Primary Auxiliary Verbs

Pada postingan sebelumnya kita sudah membahas tentang Main Verbs dan Auxiliary Verbs, tetapi pada postingan tersebut penjelasan tentang Auxiliary Verbs sangat singkat sehingga dalam postingan kali ini saya akan membahas lebih detil tentang Auxiliary Verbs yang kita ketahui dikelompokkan menjadi 2 yaitu Primary Auxiliary Verbs dan Secondary Auxiliary Verbs. Saya akan membahas satu persatu dan akan dimulai dengan penjelasan tentang Primary Auxiliary Verbs.

Pengertian Primary Auxiliary Verbs

Primary Auxiliary Verbs adalah auxiliary verbs (kata kerja bantu) yang tidak mempunyai arti tambahan untuk Main Verbs atau tidak menambahkan arti tambahan pada Main Verbs. Primary Auxiliary Verbs dapat berfungsi sebagai Auxiliary Verbs (kata kerja bantu) maupun Main Verbs (kata kerja utama)

Contoh :
– I am reading a book.
– She is an intelligent girl.

Untuk lebih jelasnya disini akan saya jelaskan satu persatu dari Primary Auxiliary Verbs beserta fungsinya dalam kalimat.

Be

To be (am, is, are, was, were, being) dapat digunakan sebagai Auxiliary Verbs untuk membentuk continous tense dan kalimat pasif, to be bisa berfungsi sebagai Auxiliary Verbs (kata kerja bantu) bisa pula berfungsi sebagai Main Verbs (kata kerja utama).

  • Untuk membentuk continous tense :
    I am reading a book. (saya sedang membaca buku).
  • Untuk membentuk kalimat pasif :
    Angela is loved by Andy. (Angela dicintai oleh Andy).

Do

Do (Does, Did) digunakan untuk membentuk kalimat negative dan introgative pada present tense dan past tense :

  • Untuk membentuk kalimat negative present tense :
    – I do not understand Greek. (saya tidak mengerti bahasa Yunani).
  • Untuk membentuk kalimat tanya present tense :
    Do you understand Greek ?. (apakah kamu mengerti bahasa Yunani).
  • Untuk membentuk kalimat negative past tense :
    – He didn’t come. (Dia tidak datang).
  • Untuk membentuk kalimat tanya past tense :
    Did he come ? (apakah dia sudah datang)
  • Untuk membentuk kalimat perintah negative (negative affirmative) :
    Don’t be stupid !. (jangan jadi bodoh).
  • Untuk memberikan tekanan pada kalimat perintah (empathic affirmative) :
    Don’t forget me! (jangan lupakan saya)

Have

Have (has, had, having) digunakan untuk membantu pembentukan kalimat perfect tense dan pembentukan kalimat pasif, Have menjadi Auxiliary Verbs jika membentuk verb phrase (Auxiliary Verbs + Main Verbs).Contoh :

  • Membentuk kalimat present perfect tense :
    – She has bought a horse. (Dia telah membeli seekor kuda).
    – The work have been finished. (Pekerjaan itu telah diselesaikan).
    Have you ever seen the ghost ?. (Pernahkah Anda melihat hantu).
    – How long have you been in Jakarta. (Sudah berapa lama Anda tinggal di Jakarta).
  • Untuk membentuk kalimat negative :
    She has not done it. (Dia tidak melakukan hal itu).

Demikian Pengertian dan contoh penggunaan dari Primary Auxiliary Verbs. Selanjutnya untuk mengetahui lebih detil tentang Secondary Auxiliary Verbs Klik Modal Auxiliary Verbs. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.

Pengertian Primary Auxiliary Verbs | Zona English | 4.5