Pengertian Modal Auxiliary – Lanjutan

Pengertian Modal Auxiliary – Lanjutan

Pada postingan ini saya akan melanjutkan pembahasan mengenai penggunaan Modal Auxiliary yang pada posting sebelumnya saya sudah menjelaskan sebagian bagaimana Modal Auxiliary tersebut digunakan dalam kalimat. Untuk melengkapi penjelasan tentang penggunaan Modal Auxiliary saya akan melanjutkan posting sebelumnya.

Penggunaan Modal Auxiliary

May
May digunakan untuk menyatakan :

  • Memberi dan meminta ijin.
    Contoh:
    May I go home now ?. (Bolehkan Saya pulang sekarang ?).
    You may copy this file. (Anda boleh mengkopi file ini.)
  • Menyatakan kemungkinan (posibility).
    Contoh :
    Susan may know Joko’s address. (Susan mungkin tahu alamatnya Joko).
  • Menyatakan permohonan atau do’a.
    Contoh :
    May God bless you. (semoga Tuhan memberkati Anda).

Might
Might merupakan bentuk past tense dari may, might digunakan untuk menyatakan hal-hal sebagai berikut :

  • Kalimat tidak langsung berdasarkan pada urutan tense, bila kalimat induk menggunakan kata kerja bentuk lampau (past tense) maka anak kalimat menggunakan might.
    Contoh :
    – If She entered the contest, She might actually win. (Jika dia ikut kontes, dia bisa menang).

Must
Salah satu Modal Auxliary yang digunakan untuk menyatakan :

  • Kewajiban atau keharusan. Contoh :
    – I must study English. (saya harus belajar Bahasa Inggris).
    – You must do your duty. (Anda harus melakukan tugas Anda).
  • Menunjukkan suatu kesimpulan yang tidak bisa dipungkiri kebenarannya atau untuk menyatakan suatu kemungkinan yang kuat. Contoh:
    – We must eat to live. (Kita harus makan untuk hidup).
    - He must be in Yogyakarta. (Dia kemungkinan berada di Yogyakarta).
  • Untuk membuat kata kerja utama menjadi negatif yang berarti bahwa larangan untuk melakukan sesuatu.
    Contoh :
    - You mustn’t smoke here. (Anda dilarang merokok disini).
    - She must not be late. (Dia tidak boleh telat).

Ought
Ought To yang didalam Bahasa Indonesia berarti seharusnya, sewajarnya atau sebaiknya, digunakan untuk menyatakan :

Kewajiban atau keharusan yang terjadi dimasa lampau, kini atau pun masa yang akan datang.
Contoh :
- He ought to here now. (Dia seharusnya berada disini sekarang).

Perintah lembut atau menyarankan.
Contoh :
- You ought not to be late again. (Anda sebaiknya tidak terlambat lagi).

 Need

Need bisa berfungsi sebagai auxiliary verb maupun main verb. Pada auxiliary verb need hanya digunakan dalam kalimat tanya dan kalimat negative. Perhatikan contoh kalimat dibawah :

- Need he go ?. (Perlukah Dia pergi ?).

- She needn’t do it. (Dia tidak perlu melakukan itu).

Penggunaan need sebagai ordinary verb yang dalam Bahasa Indonesia mempunyai arti memerlukan atau membutuhkan bisa ditunjukkan dengan contoh berikut :

They need a new house. (Mereka membutuhkan rumah baru).

Do you need new pants. (Apakah Anda membutuhkan celana baru ?).

Dare

Sama seperti need, dare juga bisa berfungsi sebagai auxiliary verb maupun main verb. Jika digunakan sebagai auxiliary dare dalam bahasa indonesia mempunyai arti berani :

- She dare go out alone. (Dia berani pergi sendirian).

- She dare not speak a word. (Dia tidak berani bicara)

 Used

Used to digunakan untuk menyatakan suatu kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang pada masa lalu tetapi saat sekarang tidak dilakukan lagi.

Contoh :

He used to play the marbles when he was young. (Dia biasa sering bermain kelereng ketika dia muda).

Lidya used to eat meat, but now she is vegetarian. (Lidya biasanya memakan daging, tetapi sekarang Dia vegetarian).

Demikian lanjutan postingan sebelumnya yang membahas tentang Pengertian Modal Auxiliary, semoga postingan lanjutan ini bermanfaat untuk kita semua.

 

Grammar, Parts Of Speech, Verbs

About Zona English

Berbagi itu Indah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *