Pengertian Distributive Adjective dan contohnya

Pengertian dari Distributive Adjective adalah kata sifat yang digunakan untuk menunjukkan keragaman atau menjelaskan bahwa kata benda yang dimaksud terdiri dari bagian-bagian tertentu. Kata sifat yang termasuk didalam distributive adjective adalah every, each, either dan neither. Kata sifat distributif biasanya digunakan dengan kata benda tunggal, untuk lebih jelasnya perhatikan contoh-contoh dibawah ini :

    • Every, kata every (setiap) merupakan salah satu distributive adjective yang digunakan untuk menyatakan bagian-bagian tertentu dari sebuah hal/benda/orang yang masuk dalam sebuah kelompok.Contoh :
      • Every book in this library is covered with transparent cover paper (Setiap buku di perpustakaan ini disampul dengan sampul buku transparan).
      • She cooks for him every day (Dia (perempuan) memasak untuknya setiap hari).
      • I think every woman loves to go shopping (Aku pikir setiap wanita suka pergi untuk berbelanja).
      • He watches TV every day (Dia menonton TV setiap hari).
      • I always think of you everyday (Saya selalu memikirkanmu setiap hari).
    • Each, selanjutnya kata each (tiap-tiap atau masing-masing) digunakan untuk menyatakan/menegaskan pemisahan bilangan dari suatu hal/benda/orang yang bersifat individual dan khusus. Kata each biasanya digunakan dengan kata benda tunggal yang dapat dihitung (singular countable noun). Contoh :
        • Each student has to return the books to the library before the dateline.(Tiap-tiap siswa harus mengembalikan buku ke perpustakaan sebelum tanggal yang ditentukan)
        • Each girl in our class is well-versed in music.(Setiap gadis dikelas kami berpengalaman dalam musik)
        • Each of us has a responsibility to perform well.(Setiap dari kita mempunyai tanggun jawab untuk melakukan dengan baik)
        • Each boy must bring this own bag.(Setiap anak harus membawa tas ini sendiri)
        • Each one of you should support this cause.(Masing-masing dari Anda harus mendukung tujuan ini)

      Kata each juga bisa digunakan sebagai kata ganti (pronoun) yang berdiri sendiri tanpa diikuti oleh kata benda (noun).

      Contoh:

        • The casts in the TV serial last night was very awesome, each has a unique character.(Para pemain tadi malam sangat mengagumkan, masing-masing pemain mempunyai karakter yang unik)
    • Either, untuk kata either (salah satu dari dua) digunakan untuk menunjukkan salah satu dari dua benda/orang. Setiap dari dua yang diikuti oleh kata benda dan kata kerja tunggal. Contoh :
      • Either you or I have to fetch him from school (Entah Anda atau saya yang harus menjemputnya dari sekolah).
      • Either of these movies would be interesting to me (Salah satu dari film-film ini akan menarik untuk saya).
      • They cann’t use either computer (Mereka tak bisa menggunakan salah satu dari computer itu).
      • Either of these movies would be interesting to me (Salah satu dari film-film ini akan menarik buat saya).
      • Either of the two boys will stand first (Salah satu dari dua anak laki-laki ini akan berdiri pertama kali).

      Apabila kata either digunakan dengan kata benda (noun), maka kata tersebut berfungsi sebagai determiner atau penentu. Kata tersebut tidak bisa digunakan dengan determiner yang lain, seperti article, possessive atau demonstrative adjective.

      Misalnya kita menggunakan kata the table (meja itu), my table(meja saya) atau either table (diantara meja itu), tetapi kita tidak bisa menggunakan kata either my table, karena either sebagai determiner tidak bisa diikuti kata possessive adjective ‘my’.

    • Neither, kemudian kata neither (tak satu pun dari dua), kata ini merupakan bentuk negative dari kata either yang berarti tak satupun dari keduanya, tak ada, tidak kedua-duanya, kata neither juga diikuti oleh kata benda dan kata kerja tunggal.Contoh :
      • Neither book in this library I have read.(Tak ada satu pun buku di perpustakaan ini pernah Aku baca)
      • Neither answer is correct. (Tidak ada satu pun jawaban yang benar)
      • Neither of the two boys can eat well.(Tidak satu pun dari kedua anak ini bisa makan dengan baik)
      • I could neither laugh nor cry.(Saya tidak bisa tertawa atau pun menangis)
      • Neither of the books you are looking for is available.(Tidak satu pun dari buku yang kamu cari tersedia)

      Pada kata benda yang mempunyai article atau sebuah possessive adjective atau pun demonstrative, maka kata neither diikuti dengan kata ‘of’. Selain itu juga kata ‘neither of’ dipakai sebelum kata ganti (pronoun), seperti : us (kita), you(kalian) atau them (mereka).

      Contoh:

      • Neither of us came to the bachelor party last week.(Tidak ada satu pun dari kami yang datang ke acara pesta bujang minggu kemarin)

      Kata neither juga bisa digunakan sebagai kata ganti (pronoun)

      Contoh :

      • I think I won’t eat in this restaurant, neither is tasty.(Saya pikir saya tidak akan makan di restoran ini, tidak ada satu pun makanannya yang enak)

Demikianlah penjelasan tentang pengertian dari distributive adjective dan contoh-contohnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda semua yang ingin mempelajari Bahasa Inggris. Dan bila ada kesalahan mengenai penjelasan diatas saya mohon maaf sebesar-besarnya. Terima Kasih

Pengertian Descriptive adjective dan Contoh-contohnya

Descriptive adjective (kata sifat dekriptif) berfungsi untuk mendefinisikan suatu kata benda (nouns) atau kata ganti (pronouns) dengan menerangkan keadaannya yang meliputi ukuran, warna, bentuk seseorang, berat, bau dan lain sebagainya.

Contoh :

Descriptive adjective (kata sifat deskriptif) biasanya dibagi menjadi beberapa jenis yaitu :

a. Proper Adjective
Proper Adjective adalah adjective yang merupakan nama, dalam penulisan biasanya Proper adjective berawalan huruf besar.
Contoh :

Beberapa cara untuk membentuk proper adjective dari kata benda

– Dengan menambahkan huruf -n pada kata benda yang berakhiran huruf a.

Proper Noun
Proper Adjective
Arti
America Americana Orang Amerika/berhubungan dengan Amerika
Australia Australian Orang Australia/berhubungan dengan Australi
Asia Asian Orang Asia/berhubungan dengan Asia

– Dengan menambahkan huruf -an/-ian

Proper Noun Proper Adjective Arti
Christ Christian Orang Kristen/berhubungan dengan Kristen
Europe European Orang Eropa/berhubungan dengan Eropa
Iran Iranian Orang Iran/berhubungan dengan Iran

– Dengan menghilangkan huruf -y, dan menambahkan huruf -ian.

Proper Noun Proper Adjective Arti
Hungary Hungarian Orang Hungaria/berhubungan dengan Hungaria
Italy Italian Orang Italian/berhubungan dengan Italian

– Dengan menambahkan huruf -i.

Proper Noun Proper Adjective Arti
Iraq Iraqi Orang Irak/berhubungan dengan Irak
Israel Israeli Orang Israel/berhubungan dengan Israel

b. Participle Adjective
Participial adjective dikelompokkan menjadi dua bagian :

1. Present participle (menggunakan “ing” )

Contoh :

  • a crying baby (bayi yang menangis)
  • an amusing show (pertunjukkan yang menghibur)
  • an interesting match (pertandingan yang menarik)

2. Past participle (menggunakan “Verb 3”)

Contoh :

  • a broken chair (kursi yang rusak)
  • a spoiled food (makanan yang basi)
  • an unknow object (objek yang tidak diketahui)

c. Adjective Compound
Adjective Compound adalah kumpulan dua kata atau lebih yang menjadi satu kelas kata yang digunakan sebagai adjective (kata sifat). Seperti Participle adjective, Adjective Compound juga dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu :

Compound Adjectives dengan bilangan

Contoh :
four-second
There’s a four-second delay.
Ada delay empat detik.

five-minute
Let’s take a five-minute break.
Mari kita istirahat lima menit.

three-hour
She attended a three-hour seminar.
Dia menghadiri seminar selama tiga jam.

six-day
He went on a six-day trip.
Dia pergi selama enam hari perjalanan.

two-month
The penalty for cheating is a two-month suspension.
Hukuman untuk berbuat curang adalah penskorsan selama dua bulan.

three-year
I have a three-year contract with my cell phone provider.
Saya mempunyai kontrak tiga tahun dengan penyedia telpon seluler saya.

five-year-old
She has a five-year-old daughter.
Dia mempunyai seorang putri berusia lima tahun.

ten-storey
We live in a ten-storey apartment building.
Kita tinggal di lantai sepuluh sebuah gedung.

thirty-page
He handed me a thirty-page report.
Dia menyerahkan sebuah laporan setebel tigapuluh lembar.

Compound Adjectives dengan Present participle
Contoh :
An English-speaking country
Sebuah negara yang menggunakan bahasa Inggris

A time-saving gadget
Sebuah gawai penghemat waktu

Compound Adjectives dengan Past Participle Adjective / Adverb + Past Participle

A broken-down house
Sebuah rumah yang rusak

a six-week course
Sebuah kursus selama enam minggu

Demikian pengertian dan contoh-contoh dari Descriptive adjective, saya mengerti jika tulisan ini sangat jauh dari kata sempurna, untuk itu saya mohon maaf atas segala kekurangannya. Semoga ulasan kali ini bermanfaat buat Saya sendiri dan Anda semua. Terima Kasih

Pengertian Reflexive Pronoun dan Fungsinya

Pengertian dari Reflexive Pronoun (kata ganti refleksif) adalah pronoun yang kembali pada subjek. Jika kalimat tersebut mempunyai subjek dan objek yang sesuai, maka reflexive pronoun disamping berfungsi sebagai objek juga memperkuat objek. Yang termasuk Reflexive Pronoun (kata ganti refleksif) adalah sebagai berikut :

  • Myself = saya sendiri
  • Yourself/Yourselves = kamu sendiri/kalian sendiri
  • Himself = dia (laki-laki) sendiri
  • Herself = dia (perempuan) sendiri
  • Itself = dia (benda/binatang/dll) sendiri
  • Ourselves = kami sendiri
  • Themselves = mereka sendiri

Berikut adalah beberapa fungsi dari penggunaan Reflexive Pronoun dalam kalimat :

a. Untuk menunjukkan bahwa orang atau binatang melakukan sesuatu pada dirinya sendiri.
Contoh :

  • Annisa saw herself in the mirror.
    Annisa melihat dirinya di cermin.
  • I hate myself yesterday.
    Aku benci diriku sendiri kemarin.

b. Untuk membuat kata ganti menjadi lebih tegas bisa juga untuk menguatkan arti menjadi lebih kuat dan tajam.
Contoh :

  • You yourself made this birthday cake.
    Kamu sendiri yang membuat kue ulang tahun ini.
  • They themselves ruin the party.
    Mereka sendiri yang merusak pesta.

c. Untuk menunjukkan pengertian sendiri, biasanya didahulu oleh kata by.
Contoh :

  • You should not walk by yourself at night.
    Kamu sebaiknya tidak pergi sendirian dimalam hari.
  • He went mountain climbing by himself.
    Dia pergi naik gunung sendiri.

Setelah mengetahui beberapa fungsi dari Reflexive Pronoun ada baiknya juga mengetahui beberapa arti dari Reflexive Pronoun yang lain, diantaranya adalah :
1. Unaided (tanpa bantuan).
Contoh :

  • It’s impossible for anyone to move that piano by himself.
    Tidak mungkin siapa pun memindahkan piano itu sendirian.
  • I did it by myself.
    Aku melakukannya sendiri.

2. Also (juga).
Contoh :

  • We’ll give you a lift to the concert hall. We’re going there ourselves.
    Kami akan menjemputmu ke konser. Kami juga akan ke sana.

Pengertian Demonstrative Pronoun dan Penggunaannya

Demonstrative Pronoun adalah kata ganti yang menunjukkan kata benda, binatang atau orang yang dimaksud atau dibicarakan, bisa juga diartikan sebagai kata tunjuk yang tidak diikuti oleh noun atau noun phrase.

Yang termasuk kata ganti adalah sebagai berikut :

  1. Bentuk Tunggal (kata bendanya tunggal)

This = ini (dekat, disini dan dapat disentuh karena dekat)
That = ini (jauh, disana/situ)
One = yang

  1. Bentuk Jamak (kata bendanya jamak)

These = ini (dekat sini dan dapat disentuh karena dekat)
Those = itu (jauh disana/disitu)
Ones = yang

Contoh :

  • This is your book.
    (Ini adalah bukumu).
  • That is my car.
    (Itu adalah mobil saya).
  • Those are your dolls.
    (Itu adalah boneka-bonekamu).

Beberapa fungsi penggunaan Demonstrative Pronoun (kata ganti penunjuk) dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut :

  • Sebagai subjek dari kata kerja (subjek of verb) dalam kalimat.Contoh :
    Those who are diligent must be smart
    (Siapa yang rajin pasti pandai).
  • Untuk menghindari kata serupa dalam kalimat.Contoh:
    I like to play this game than that.
    (Saya suka bermain game ini daripada yang itu).

Demonstrative Pronoun sangat mirip dengan Demonstrative Adjective, perbedaannya adalah jika Demonstrative Pronoun tidak diikuti oleh noun dan noun phrase maka, demonstrative adjective selalu diikuti oleh noun dan noun phrase. Untuk lebih memahami perbedaan Demonstrative Pronoun dan Demonstrative Adjective perhatikan table dibawah ini.

Perbedaan Demonstrative Pronoun dan Demonstrative Adjective

Demonstrative Pronoun Demonstrative Adjective
 This is my pen.  This pen is mine.
 These are your books.  These books are yours.

Catatan Penting :

  • Demonstrative Pronoun biasanya digunakan sebagai kata pembuka untuk mengawali percakapan ditelpon.
    Contoh :
    Maya, This is your husband, Aris.
    (Maya, ini suami mu, Aris).
  • Demonstrative Pronoun juga dapat menunjukkan sesuatu yang baru saja dibahas.
    Contoh :
    He told his wife he had just received an increase in salary. This pleased her very much.
    (Dia mengatakan kepada istrinya bahwa gajinya meningkat. Hal ini membuat istrinya sangat bahagia).
  • Kata This dan That dapat digunakan untuk dalam bentuk countable noun dan uncountable noun dalam bentuk tunggal/tidak jamak.
    Contoh :
    This is your pen.
    (Ini adalah pena mu).
    That is a store.
    (Itu adalah sebuah toko).
  • Kata These dan Those dalam bentuk countable noun (kata benda yang dapat dihitung) dalam bentuk jamak.
    Contoh :
    These are our children.
    (Ini adalah anak-anak kami).
    Those are paintings.
    (Itu adalah lukisan-lukisan).

Demikian yang dapat kami paparkan pembahasan tentang Demonstrative Pronoun, tentu saja dalam artikel ini tentulah sangat banyak kekurangan karena kurangnya referensi dan pengetahuan yang kami ketahui, untuk itu kami mohon maaf semoga artikel ini bisa bermanfaat buat pembaca semua.

Pengertian Relative Pronoun dan Contohnya

Dalam postingan kali ini saya ingin membahas tentang Pengertian Relative Pronoun dan Contohnya. Relative Pronoun adalah pronoun yang berfungsi sebagai penghubung antara independent clause (induk kalimat) dan dependent clause (anak kalimat). Dalam Bahasa Inggris untuk menggabungkan 2 kalimat menjadi satu kalimat, maka perlu menggunakan kata “yang” jika pokok kalimat yang pertama dan pokok kalimat yang kedua. Relative Pronoun dan kalimat setelahnya termasuk dependant clause. Adapun kata ganti yang termasuk dalam golongan Relative Pronoun adalah who, whom, which, whose dan that.

Untuk lebih memahami Pengertian Relative Pronoun dan Contohnya, bisa memperhatikan tabel berikut ini :

Name Subject Object Prepositional Object Possesive
 Person  who, that  that, whom  (that)…pre

Pre + whom

 whose + noun
 Things  that, which  that, which  (that)…pre

Pre+which

 of which + noun

Contoh :
You have a cat.
(Kamu mempunyai seekor kucing).

Its fur is white.
(Bulunya berwarna putih).

Penggabungan
You have a cat whose fur is white.
(Kamu mempunyai kucing yang bulunya putih).

1. Who
Kata who digunakan sebagai pengganti objek, jika subjek tersebut adalah orang.
Contoh :
My Mother is an English lecturer.
(Ibuku adalah seorang dosen bahasa Inggris).

She teaches every day.
(Dia mengajar setiap hari).

Penggabungan :
My Mother who teaches every day is an English lecturer.
(Ibuku yang mengajar setiap hari adalah seorang dosen bahasa Inggris).

2. Whom
Kata whom digunakan untuk menerangkan orang yang berfungsi sebagai objek. Dalam keadaan informal kata ini biasanya dihilangkan.
Contoh :
That is Marshanda’s fiancee.
(Itu adalah tunangannya Marshanda).

I saw him last night.
(Saya melihatnya semalam).

Penggabungan :
That’s Marshanda’s fiancee whom I saw last night.
(Itu adalah tunangan Marshanda yang kulihat semalam).

3. Which
Kata which digunakan untuk menggantikan benda, binatang atau tumbuh-tumbuhan atau yang lain selain orang.
Contoh :
This is Joko’s car.
(Ini adalah mobil Joko).

It was sold last yesterday.
(Itu terjual kemarin).
Penggabungan :
That is Joko’s car which was sold yesterday.
(Itu adalah mobil joko yang terjual kemarin).

4. Whose
Kata whose digunakan untuk menyatakan kepunyaan atau kepemilikan untuk orang atau binatang.
Contoh :
You have a cat.
(Kamu mempunyai seekor kucing).

Its fur is white.
(Bulunya berwarna putih).

Penggabungan :
You have a cat whose fur is white.
(Kamu mempunyai kucing yang bulunya berwarna putih).

5. That
Kata that digunakan sebagai subjek atau objek untuk menggantikan kata benda (orang/hewan/benda).

Contoh 1 :
There is a television in the room.
(Disana ada sebuah televisi didalam kamar).

I want to watch.
(Saya ingin menonton).

Penggabungan :
There is a television in the room that I want to watch.
(Disana ada sebuah televisi didalam kamar yang ingin saya tonton).

Contoh 2:
That is beautiful blazer.
(Itu adalah blazer yang cantik).

She likes to wear it
(Dia suka memakainya).

Penggabungan :
That is beautiful blazer that she likes to wear.
(Itu adalah blazer cantik yang dia suka memakainya).

6. Where
Kata where digunakan sebagai kata tambahan untuk menujukkan suatu tempat.
Contoh :
This is the place.
(Ini adalah tempatnya).

Uncle fell down yesterday.
(Paman terjatuh kemarin).

Penggabungan :
This is the place where uncle fell down yesterday.
(Ini adalah tempatnya dimana paman jatuh kemarin).

7. Of Which
Kata of which digunakan untuk menunjukkan atau kepemilikan untuk benda.
Contoh :
You have a cellphone.
(Kamu mempunyai sebuah ponsel).

Its camera does not function well.
(Kameranya tidak berfungsi dengan baik).

Penggabungan :
You have a cellphone of which camera does not action well.
(Kamu mempunyai sebuah ponsel yang kameranya tidak berfungsi dengan baik).

Demikian penjelasan tentang Pengertian Relative Pronoun dan Contohnya, penulis hanya menyampaikan yang dia tahu setelah mendengarkan dan mencatat dari guru dan tentornya ditempat kursus, jadi kadang penulis tidak mempunyai referensi untuk dijadikan rujukan. Akan tetapi dengan adanya teknologi seperti sekarang ini Anda bisa browsing dengan menggunakan kata kunci yang mungkin anda kurang paham dari web ini dengan begitu Anda akan menemukan uraian atau bahasan sejenis yang mungkin akan menambah pengetahuan anda dalam bahasa Inggris, Terima Kasih telah berkunjung.

Pengertian Interrogative Pronoun dan Contohnya

Interrogative Pronoun adalah kata tanya yang tidak diikuti oleh noun atau noun phrase. Beberapa kata yang termasuk Interrogative Pronoun diantaranya adalah who (siapa), whom (siapa), what (apa), which (yang mana), whose (yang mana), where (dimana), when (kapan), why (mengapa) dan lain sebagainya.

Untuk lebih mendalami Interrogative Pronoun bisa mencermati bentuk-bentuk Interrogative Pronoun dibawah ini:

1. Who

Who digunakan untuk menanyakan seseorang (person), adapun posisi dari who pada kalimat bisa sebagai subjek dan objek (object of preposition).
a. Sebagai subjek
contoh :
Who is the lecturer ?
(Siapa dosennya?)
Who borrowed my books ?
(Siapa yang meminjam buku Saya ?)
b. Sebagai object of preposition (setelah kata depan)
contoh :
Who shall we dedicate this book to ?
(Kepada siapa buku ini kita dedikasikan ?)
Posisi who bisa sebagai object of preposition, jika preposition berada diakhir kalimat. Jika terletak langsung setelah preposition, maka yang digunakan adalah whom.
Contoh :
To whom shall we dedicate the book ?
(Untuk siapakah kita dedikasikan buku ini ?)

2. Whom

Whom digunakan untuk menanyakan oran (person), posisi whom pada kalimat bisa menjadi object of verb (objek pada kata kerja) dan object of preposition (setelah kata depan)
contoh penggunaan whom sebagai object of verb (objek dari kata kerja) :
Whom do you love ?
(siapa yang kamu cintai ?)
contoh penggunaan whom sebagai object of preposition (setelah kata kerja) :
With whom did you go ?
(dengan siapa kamu pergi ?)

3. What

Kata what difungsikan untuk menanyakan sesuatu atau benda (thing). Kata what mempunyai berbagai posisi dalam sebuah kalimat, diantaranya adalah sebagai berikut :
– Sebagai Subjek
contoh :
What do you mean ?
(Apa maksud Anda ?)
Sebagai objek.
What did you buy from that shop ?
(Apa yang telah Anda beli dari toko itu ?)

4. Which

Kata which (yang mana) digunakan menanyakan kejelasan diantara beberapa pilihan.
Posisi kata which dalam kalimat adalah sebagai berikut :
– Sebagai Subjek
Contoh :
Which is his new motorbike?
(Yang mana motor baru punya dia ?)
– Sebagai Objek
Contoh :
Which do you want – Chinese or Indian Food ?
(Yang mana yang kamu mau – Masakan Tiongkok atau Masakan India ?

5. Whose

Kata whose digunakan untuk menanyakan pemilik sesuatu. Posisi whose dalam kalimat sebagai berikut :
Sebagai Subjek
Contoh :
Whose book is this ?
(Milik siapakah buku ini ?)

Sebagai Objek
Contoh:
Whose money did you take last night ?
(Uang siapakah yang kamu ambil selamalam?)

6. Where

Kata where digunakan untuk menanyakan tempat.
Contoh :
Where is Monita going now ?
(Kemana Monita pergi ?)
He is going to to visit his girlfriend at the hospital.
(Dia akan pergi untuk menjenguk pacarnya di rumahsakit)

7. When

Kata when digunakan untuk menanyakan waktu.
Contoh :
When did you visit your grandparents
(Kapan kamu mengunjungi kakeknenekmu ?)

8. Why

Kata why digunakan untuk menanyakan suatu alasan atau sebab.
Contoh :
Why is Maria going home?
(Mengapa Maria pulang ?)
Because she ill.
(Karena dia sakit.)

Demikianlah penjelasan tentang Interrogative Pronoun, sebenarnya masih ada beberapa catatan tambahan terkait Interrogative Pronoun tp berhubung cukup panjang maka akan saya bahas pada postingan selanjutnya 🙂

Pengertian Personal Pronoun Dan Contohnya

Personal Pronoun (kata ganti orang) adalah kata ganti yang menunjukkan orang atau untuk menggantikan orang.

Pada Personal Pronoun terdapat tiga jenis kata ganti orang diantaranya adalah : The first person (orang pertama), The second person (orang kedua) dan The third person (orang ketiga).

1. The First Person (orang pertama) adalah kata ganti yang digunakan untuk pembicara, penulis atau orang yang berbicara, yang termasuk the first person adalah :

subject pronoun  object pronoun possessive pronoun
singular  I me  my, mine
 plural  we  us  our, ours

2. The second person (orang kedua) adalah kata ganti yang digunakan untuk lawan bicara atau orang yang diajak berbicara, pendengar, pembaca, yang termasuk the second pronoun adalah :

subject pronoun object pronoun possessive pronoun
singular you you your, yours
plural you you your, yours

3. The third person (orang ketiga) adalah kata ganti yang digunakan untuk orang yang dibicarakan, orang yang dibicarakan oleh The First Person dan The Second Person, yang termasuk the third pronoun adalah :

subject pronoun object pronoun possessive pronoun
singular he, she, it him, her, it his, her it,

his, hers, its

plural they them their, theirs

Personal Pronoun (kata ganti orang) mempunyai bermacam-macam fungsi, tergantung pada kasusnya dalam kalimat, diantara fungsi-fungsi tersebut bisa dikelompokkan menjadi :

Nominative (Subjective) Case (kasus subjek)
Pada Nominative (Subjective) Case, personal pronoun berfungsi sebagai subjek dalam kalimat yang letaknya sebelum kata kerja (verb) atau kata kerja batu (auxiliary verb). Personal pronoun yang termasuk dalam kelompok ini adalah I (aku), you (kamu), we (kita), they(mereka), he(dia laki-laki), she(dia perempuan) dan it (untuk benda atau binatang).

Contoh :
I went to the market today
(Saya pergi ke pasar hari ini)

We work together as a team.
(Kami berkerjasama sebagai sebuah tim)

They are from America.
(Mereka berasal dari Amerika)

Objective Case (kasus objek)
Pada Objective Case, personal pronoun mempunyai fungsi sebagai pelengkap objek dalam suatu kalimat. Personal pronoun yang termasuk dalam kelompok Objective Case adalah : me(aku), you(kamu), him(dia laki-laki), her(dia perempuan), it (untuk benda atau binatang), us(kami) dan them(mereka).

Ada beberapa cara dalam peletakan personal pronoun dalam objective case ini, yaitu :

Setelah To be
contoh :
It is him that you love.
Dialah(laki-laki) yang kamu cintai.

That is us whom you saw at cinema.
Itu Kami yang Kamu lihat di Bioskop.

Setelah Kata kerja
contoh :
He asked her to go back to Yogyakarta with him
Dia (laki-laki) meminta dia (perempuan) kembali ke Yogyakarta bersamanya.

She handed him a light green shirt.
Dia menyerahkan kemejaa hijau muda untuknya (laki-laki).

Setelah Kata depan
contoh :
It was no small decision for her.
Itu bukan keputusan yang kecil untuk dia (perempuan)

You talk to him about football and games.
Kamu berbicara kepada dia (laki-laki) tentang Sepakbola dan Game.

Setelah kata let
contoh :
Let me show you to your rooms
Biarkan saya menunjukkan kamarmu.

let him think what he wanted
Biarkan dia(laki-laki) memikirkan apa yang dia inginkan

Setelah kata of apabila sebelumnya bukan kata benda
contoh :
His grandfather was very proud of him
(kakeknya sangat bangga padanya)

She want to get rid of him.
Dia (perempuan) ingin mengusir dia (laki-laki).

Apabila diakhir kalimat, ada tanda seru
contoh :
Fancy him dying so young and him only fifteen !
Sayang sekali dia(laki-laki) meninggal terlalu muda dan dia hanya berusia lima belas tahun.

Apabila tidak ada kata kerja dalam kalimat tersebut.
contoh :
Who is there ? Me !
Siapa di sana ? Aku !

Demikianlah pengertian, contoh dan penempatan personal pronoun, disini penulis juga masih dalam tahap belajar. Apabila ada kesalahan, penulis mohon dikomentari yang salah dan beritahu yang seharusnya.Terima Kasih

Pengertian Pronoun dan Macam-macam pronoun

Pronoun adalah kata yang menggantikan posisi noun atau noun phrase. Pronoun berfungsi untuk menggantikan kata benda agar tidak terjadi pengulangan penyebutan kata benda yang sama dalam satu kalimat atau paragraf. Pada kamus Inggris-Inggris, pronoun diberi tanda “pron” dan “kg” pada kamus Inggris-Indonesia. Untuk lebih memahami apa itu pronoun coba perhatikan kalimat contoh dibawah ini :

Budi said to Wati that Budi would invite Wati to attend the party.
(Budi berkata kepada Wati bahwa Budi akan mengundan Wati untuk menghadiri pesta).

Kalimat diatas akan lebih efektif, singkat dan padat tanpa mengulangi penyebutan nama Budi dan Wati jika diubah menjadi seperti dibawah ini :

1. Budi said to Wati that he would invite her to attend the party.
(Budi berkata kepada Wati bahwa ia (Budi) akan mengundang dia (Wati) untuk menghadiri pesta.
Kata he dalam kalimat diatas adalah pronoun, kata he menggantikan Kata benda (noun) Budi dan kata her juga merupakan pronoun kata her menggantikan kata benda (noun) Wati.

2.Iwan go to the market. He wants to buy some apples.
(Iwan pergi ke pasar. Dia ingin membeli beberapa apel).
Kata He dalam kalimat diatas adalah pronoun, kata he digunakan untuk menggantikan kata benda (noun) Iwan.

Berdasarkan artinya pronoun dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam diantaranya adalah :

1. Personal Pronoun
2. Interrogative Pronoun
3. Relative Pronoun
4. Demonstrative Pronoun
5. Reflexive Pronoun
6. Reciprocal Pronoun
7. Indefinite Pronoun
8. Emphatic Pronoun
9. Compound Relative
10. Expletive Pronoun

Sedangkan berdasarkan fungsinya dalam kalimat, pronoun dapat dikelompokkan menjadi :

1. Subject Pronoun
2. Object Pronoun
3. Possessive Pronoun

Demikian pengertian dari Pronoun dan pengelompokkannya, postingan selanjutnya akan membahas semua pengertian pronoun berdasarkan artinya beserta contoh-contoh penggunaannya dalam kalimat.

Pengertian Preposition dan jenis-jenisnya

Preposition ( kata depan ) adalah kata yang biasanya ditempatkan sebelum noun atau pronoun; menunjukkan hubungan antara noun dan pronoun itu dengan kata-kata lain dalam kalimat atau bisa dikatakan juga preposition adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan kata benda yang berbeda yang kata-kata yang termasuk dalam preposition antara lain : at, in, on, about, under, of, to, for dan lain sebagainya.

Jenis-jenis Preposition

Ada beberapa jenis preposition menurut kata-kata yang digunakan.

Simple Prepositions

Preposition ( kata depan ) ini dibentuk hanya dengan menggunakan satu kata, contoh : in, on, at, about, over, under, off, of, for, to

Contoh dalam kalimat :
– The kids were playing in the street ( Anak-anak bermain di jalan ).
– There’s something strange about him ( Ada sesuatu yang aneh tentang dia ).
– She put a blanket over the sleeping child ( Dia meletakkan selimut di atas anak yang sedang tidur ).

Double Prepositions

Preposition ( kata depan ) yang dibentuk dengan cara menggabungkan dua kata dari simple preposition, contoh : without, within, inside, outside, into, beneath, below, behind, between dan lain sebagainya.

Contoh dalam kalimat :
– For years we had little knowledge of what life was like inside China ( selama bertahun-tahun kami memiliki sedikit pengetahun tentang seperti apa hidup didalam negara Cina ).
– You should receive a reply within seven days ( Anda semestinya menerima balasan dalam waktu tujuh hari ).
– They found the body buried beneath a pile of leaves ( Mereka menemukan mayat terkubur di bawah tumpukan daun ).

Compound Prepositions

Preposition ( kata depan ) yang terdiri dari dua kata preposition ( kata depan ), contoh : according to, because of, next to, due to, ahead of, apart from dan lain-lain.

Contoh dalam kalimat :
– You’ve been absent six times, according to our records ( Anda sudah absen enam kali, menurut catatan kami ).
Because of the children’s presence, I said nothing about it ( Karena adanya anak-anak, Saya tidak mengatakan apapun tentang hal tersebut ).  
– We sat next to each other ( Kami duduk di samping satu sama lain ).

Participle Prepositions

Preposition ( kata depan ) yang berbentuk participle, contoh : during, considering, given, including, following, regarding dan lain sebagainya.

Contoh dalam kalimat :
– Please remain seated during the performance ( Harap tetap duduk selama pertunjukan ).
Given her interest in children, teaching seems the right job for her ( Dengan mempertimbangkan ketertarikannya pada anak-anak, mengajar tampaknya pekerjaan yang tepat untuknya ).
– Six people were killed in the riot, including a policeman ( Enam orang tewas dalam kerusuhan, termasuk seorang polisi ).

Phrase Prepositions

Phrase Prepositions adalah gabungan antara sebuah phrase prepositions dengan objek, objek yang biasanya mengikuti sebuah prepositions tersebut. Objek dari prepositions ini dapat berupa noun ( kata benda ), pronoun ( kata ganti benda ) atau noun phrase ( frase kata benda ), agar lebih jelas coba perhatikan rumus berikut preposition + object contoh : at (preposition) + home ( object ) = at home ( phrase preposition ), in time, with me, from my father dan lain sebagainya.

Contoh dalam kalimat :
– We have so much fun in this classroom ( Kami menemukan begitu banyak kesenangan didalam kelas ini ).
Through the window, I see my dog ( Melalui jendela, saya melihat anjing saya ).
– All of my sisters are taller than I ( Semua saudara saya lebih tinggi dari pada Saya ).

Demikian penjelasan pengertian preposition dan jenis-jenisnya, semoga artikel ini bisa membawa manfaat bagi kita semua.

Pengertian Modal Auxiliary – Lanjutan

Pengertian Modal Auxiliary – Lanjutan

Pada postingan ini saya akan melanjutkan pembahasan mengenai penggunaan Modal Auxiliary yang pada posting sebelumnya saya sudah menjelaskan sebagian bagaimana Modal Auxiliary tersebut digunakan dalam kalimat. Untuk melengkapi penjelasan tentang penggunaan Modal Auxiliary saya akan melanjutkan posting sebelumnya.

Penggunaan Modal Auxiliary

May
May digunakan untuk menyatakan :

  • Memberi dan meminta ijin.
    Contoh:
    May I go home now ?. (Bolehkan Saya pulang sekarang ?).
    You may copy this file. (Anda boleh mengkopi file ini.)
  • Menyatakan kemungkinan (posibility).
    Contoh :
    Susan may know Joko’s address. (Susan mungkin tahu alamatnya Joko).
  • Menyatakan permohonan atau do’a.
    Contoh :
    May God bless you. (semoga Tuhan memberkati Anda).

Might
Might merupakan bentuk past tense dari may, might digunakan untuk menyatakan hal-hal sebagai berikut :

  • Kalimat tidak langsung berdasarkan pada urutan tense, bila kalimat induk menggunakan kata kerja bentuk lampau (past tense) maka anak kalimat menggunakan might.
    Contoh :
    – If She entered the contest, She might actually win. (Jika dia ikut kontes, dia bisa menang).

Must
Salah satu Modal Auxliary yang digunakan untuk menyatakan :

  • Kewajiban atau keharusan. Contoh :
    – I must study English. (saya harus belajar Bahasa Inggris).
    – You must do your duty. (Anda harus melakukan tugas Anda).
  • Menunjukkan suatu kesimpulan yang tidak bisa dipungkiri kebenarannya atau untuk menyatakan suatu kemungkinan yang kuat. Contoh:
    – We must eat to live. (Kita harus makan untuk hidup).
    – He must be in Yogyakarta. (Dia kemungkinan berada di Yogyakarta).
  • Untuk membuat kata kerja utama menjadi negatif yang berarti bahwa larangan untuk melakukan sesuatu.
    Contoh :
    – You mustn’t smoke here. (Anda dilarang merokok disini).
    – She must not be late. (Dia tidak boleh telat).

Ought
Ought To yang didalam Bahasa Indonesia berarti seharusnya, sewajarnya atau sebaiknya, digunakan untuk menyatakan :

Kewajiban atau keharusan yang terjadi dimasa lampau, kini atau pun masa yang akan datang.
Contoh :
– He ought to here now. (Dia seharusnya berada disini sekarang).

Perintah lembut atau menyarankan.
Contoh :
– You ought not to be late again. (Anda sebaiknya tidak terlambat lagi).

 Need

Need bisa berfungsi sebagai auxiliary verb maupun main verb. Pada auxiliary verb need hanya digunakan dalam kalimat tanya dan kalimat negative. Perhatikan contoh kalimat dibawah :

– Need he go ?. (Perlukah Dia pergi ?).

– She needn’t do it. (Dia tidak perlu melakukan itu).

Penggunaan need sebagai ordinary verb yang dalam Bahasa Indonesia mempunyai arti memerlukan atau membutuhkan bisa ditunjukkan dengan contoh berikut :

They need a new house. (Mereka membutuhkan rumah baru).

Do you need new pants. (Apakah Anda membutuhkan celana baru ?).

Dare

Sama seperti need, dare juga bisa berfungsi sebagai auxiliary verb maupun main verb. Jika digunakan sebagai auxiliary dare dalam bahasa indonesia mempunyai arti berani :

– She dare go out alone. (Dia berani pergi sendirian).

– She dare not speak a word. (Dia tidak berani bicara)

 Used

Used to digunakan untuk menyatakan suatu kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang pada masa lalu tetapi saat sekarang tidak dilakukan lagi.

Contoh :

He used to play the marbles when he was young. (Dia biasa sering bermain kelereng ketika dia muda).

Lidya used to eat meat, but now she is vegetarian. (Lidya biasanya memakan daging, tetapi sekarang Dia vegetarian).

Demikian lanjutan postingan sebelumnya yang membahas tentang Pengertian Modal Auxiliary, semoga postingan lanjutan ini bermanfaat untuk kita semua.